B
Kamis, 25 Februari 2016
Selasa, 09 Februari 2016
What happens next?
It's
unbelievable
This is as good as it gets
It's unbelievable
Don't know what's gonna happen next
It's unbelievable
You haven't seen nothing yet
It's unbelievable, it's unbelievable
When I was a kid I saved up all my dough so I could buy C-3PO
Put Mentos in my Diet Coke in the backseat of the bus
When I was a kid I ate Spaghetti-Os, played laser tag and G.I. Joes
And if you vowed "no girls allowed, " then you could join the club
When I was a kid I spent my Saturdays
Blowin' on Nintendo games
The newest thing was "Lion King, " and I could feel the love
When I was a kid I dreamed of Power Wheels
Stayed up late watching action films
And I won't lie, my friends and I, were too legit to quit
When I was a kid I lived for climbing trees, ate Dr. Pepper jellybeans
My favorite part of "Jurassic Park" was how real the raptors looked
When I was a kid I still had VHS, watched Fresh Prince and Jazzy Jeff
Zack Morris owned the first cell phone, and it was off the hook!
Gak, Pogs, and Floam, and "Home Alone, " "Berenstein Bears" and bean bag chairs
My L.A. Looks and Goosebumps books, oh Etch-a-Sketch
What happens next?
Grape Juicy Juice and Dr. Seuss, piggy-back rides and
Slip 'N Slides, McDonald's fries, those were the best
What happens next?
It's unbelievable
When I think back I'm amazed
It's unbelievable
Cause baby those were the days
It's unbelievable
It ruled in so many ways
It's unbelievable
This is as good as it gets
It's unbelievable
Don't know what's gonna happen next
It's unbelievable
You haven't seen nothing yet
It's unbelievable, it's unbelievable
When I was a kid I saved up all my dough so I could buy C-3PO
Put Mentos in my Diet Coke in the backseat of the bus
When I was a kid I ate Spaghetti-Os, played laser tag and G.I. Joes
And if you vowed "no girls allowed, " then you could join the club
When I was a kid I spent my Saturdays
Blowin' on Nintendo games
The newest thing was "Lion King, " and I could feel the love
When I was a kid I dreamed of Power Wheels
Stayed up late watching action films
And I won't lie, my friends and I, were too legit to quit
When I was a kid I lived for climbing trees, ate Dr. Pepper jellybeans
My favorite part of "Jurassic Park" was how real the raptors looked
When I was a kid I still had VHS, watched Fresh Prince and Jazzy Jeff
Zack Morris owned the first cell phone, and it was off the hook!
Gak, Pogs, and Floam, and "Home Alone, " "Berenstein Bears" and bean bag chairs
My L.A. Looks and Goosebumps books, oh Etch-a-Sketch
What happens next?
Grape Juicy Juice and Dr. Seuss, piggy-back rides and
Slip 'N Slides, McDonald's fries, those were the best
What happens next?
It's unbelievable
When I think back I'm amazed
It's unbelievable
Cause baby those were the days
It's unbelievable
It ruled in so many ways
It's unbelievable
it's unbelievable
PIE SUSU
Pagi itu kondisinya lembap dan panas. Itu
hari pertama hari aku masuk kampus, dan tentunya ada program yang
mengatasnamakan studentday sebagai
bentuk ospek yang terselubung, tapi whatever,
kita nggak ngomongin ospek ospek sekarang, tapi peristiwa yang lain yang ada
didalamnya.
Pendaftaran untuk ospek
studentday itu menyebalkan, kebetulan
kampus Udayana dibagi dua, satu dibukit, satu di Sudirman, Denpasar, dan
pendaftarannya di bukit. Bukitnya bukan yang sejuk sejuk itu, bukan!, bukit
kapur, tandus dan kering, tapi sesaat bukit itu jadi tempat yang menyenangkan.
Pemilik sepasang bola mata cokelat hadir, si pie susu, karena untuk merasakan
kehadirannya bahkan indera visual tidak mampu mendeskripsikannya. Dia
memanjakan setiap rangsang yang memungkinkan untuk muncul bahkan saat kondisi
yang tidak seharusnya dirangsang.
Rangsang? HMMMMM ”RANGSANG” wkwk
Pie susu sepertinya lihai
menyembunyikan ke-tahuan-nya kalau ia sedang diperhatikan. She always do. Like “i know you watching me” . pie susu,
gurih dipinggir, manis ditengah. Hmm, i
like it. unfortunately, everyone favourite too!. naluri ini penasaran.
Tapi
Aku kan punya teman SMP, dia
punya motto kurang lebih seperti begini “good
is not enough, be the different one!” namanya Ara. Aku suka motto ini. jadi
berbeda itu sesuatu yang kreatif dan menarik. “jadi berbeda” HMMMMM. Semua suka
pie susu. Aku bukan orang yang tipikal. Yang kumaksud adalah antimainstream, aku nggak suka apa yang
kebanyakan orang lain suka.
Aku nggak suka pie susu.
Nah, kalo udah daftar ospek
studentday, kegiatannya dilaksanakan
di Sudirman. Untung di Sudirman. Adem, sejuk, angin anginan, itulah kontra
kondisi Sudirman dan bukit. ospek studentday
itu kurang lebih sama dengan yang kebanyakan institusi adakan. Cuman yang
membuat beda pada hari itu,
Pie susu
Sebenenya komposisi pie susu
itu sederhana, di Bali sendiri ada merk terkenal pie susu ”enaaak” ingat “A” nya ada 3.
Kalau nggak 3 tu it’s fake. Rasanya tu loh. Lu musti coba.
Karena demikian, bentuk pie susu itu bulat, tapi diameternya nggak besar, Cuma
10 cm. Emang enak, tapi menurutku itu semu, enak tapi kecilllllllll sekali.
Kalo gak beli banyak, rasanya... ah fak, ga bisa nahan buat nyemil pie susu lagi.
Mungkin
Itu juga mungkin pas banget
sama karakter si pie susu.
(to be continued)
Malem ini gue ga pengen
ngelanjutin kisah pie susu dulu, mungkin besok besok. Wkwk
bye
Selasa, 05 Januari 2016
Jumat, 01 Januari 2016
Jumat, 25 Desember 2015
God rest ye merry, gentlemen
God rest ye merry, gentlemen
Let nothing you dismay
Remember, Christ, our Saviour
Was born on Christmas day
To save us all from Satan's power
When we were gone astray
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
From God our Heavenly Father
A blessed Angel came;
And unto certain Shepherds
Brought tidings of the same:
How that in Bethlehem was born
The Son of God by Name.
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
"Fear not," said the Angel,
"Let nothing you affright,
This day is born a Saviour
Of pure or Virgin bright,
To free all those who trust in Him
From Satan's power and might."
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
Now to the Lord sing praises,
All you within this place,
And with true love and brotherhood
Each other now embrace;
This holy tide of Christmas
All other doth deface.
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
Let nothing you dismay
Remember, Christ, our Saviour
Was born on Christmas day
To save us all from Satan's power
When we were gone astray
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
From God our Heavenly Father
A blessed Angel came;
And unto certain Shepherds
Brought tidings of the same:
How that in Bethlehem was born
The Son of God by Name.
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
"Fear not," said the Angel,
"Let nothing you affright,
This day is born a Saviour
Of pure or Virgin bright,
To free all those who trust in Him
From Satan's power and might."
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
Now to the Lord sing praises,
All you within this place,
And with true love and brotherhood
Each other now embrace;
This holy tide of Christmas
All other doth deface.
O tidings of comfort and joy,
Comfort and joy
O tidings of comfort and joy
Jumat, 11 Desember 2015
COLLEGE STUDENT
Gitu amat sih mukanya? ya ini ceritanya sebelum praktikum histologi. antara serius, tapi nyante. tapi ya serius. tapi nyante hahaha. kegiatan perkuliahan itu jauh beda sama SMA. buat adik adik yang mau ujian nasional tahun ini, pikirkan matang matang, apa yang harus dilakukan selanjutnya. mau kuliah boleh, mau langsung kerja it's okay.
milih kuliah itu bukan masalah pride, tapi masalah passion, kuliah itu istilahnya pendidikan pro untuk jenjang selanjutnya yaitu profesi. jangan buru- buru milih "dokter" kalau nggak tau kenapa milih pendidikan itu, kalian dianjurkan mengevaluasi kemampuan kalian sebagai pertimbangan dalam memilih pendidikan selanjutnya.
jangan anggap orang lain adalah saingan ketika nanti kalian harus menemui ujian seleksi perguruan tinggi, tapi anggaplah ujian itu sebagai pembuktian kalo kalian layak diterima. istilahnya to prove. seberapa layak sih kalian diterima di perguruan tinggi X atau Y. karena ketika kita menganggap orang lain saingan, justru esensi ujian itu nggak terasa atau salah makna. saya yakin ini yang membuat banyak orang merasa gagal ketika mereka nggak lolos.
ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan, ini lah yang disebut masalah. masalah itu ada penyelesaiannya dan memang kita harus menyelesaikannya atau to solve. kalo menurut saya ketika kita berpikir kita akan gagal disitulah kita berharap untuk gagal. maka kegagalan itu dalam otak saya tidak eksis, it doesn't exist. yang ada adalah 'saya belum berhasil'. coba tanamkan dari sekarang.
ok stop berkata formal wkwk. the point is, gue cuma mau kasih ke adek adek kalo masa depan kalian sudah didepan mata, pick the best for you and the rest of your life, selamat menempuh berbagai ujian yang menyenangkan, MENYENANGKAN wkakaka
Sabtu, 26 September 2015
UNDERESTIMATE
Aku dulu
pernah sekolah di SMP Negeri 1 kota Salatiga. Waktu itu bulan Februari tahun
2012. Aku duduk di bangku kelas 9 tepatnya 9B. 9B itu bukan kelas unggulan,
siswanya yang bersemayam di kelas tersebut cenderung nyante kalo nerima materi,
and so did i. Ceritanya diadakan pelajaran jam ke 0 (nol), dimaksudkan biar
siswa kelas 9 lebih siap secara materi dalam menghadapi ujian nasional tingkat
SMP. Ada guruku yang namnya Bu Le panjangnya Bu Leeeeeeeeeeeeeeeeeee. Nggak
dong. Namanya Bu Laila, ngajar bahasa inggris, makanya di panggi Bu Le, masak
Bu Lail? Atau Bu Ila? Kalo Bu Laila kepanjangan. Bu Le. Simpel. Keren. Mudah diingat.
“DONT
UNDERESTIMATE EACH OTHER”, tiap kali dia masuk waktu jatah pelajaran jam ke nol
dia bilang kayak gitu. “apasih” “ngapain sih ini guru” “maksutnya apa” “nggak
ada hubungannya sama materi” “pendidikan karakter bullshit” gumamku sama teman
seperjuanganku namanya Io, iya I sama O. Io. Simpel. Keren. Mudah diingat. Aku emang
suka menghujat kalo ada statement yang menurutku nggak penting. Kalo kalian
juga, berarti kita jodoh dimasa lalu. Kalo sekarang aku ngerti apa maknanya. Maaf,
kita nggak jodoh lagi.
Sering kok
underestimate itu terjadi. Pelakunya sadar atau nggak sadar, sama aja, dia
melakukannya. Aku. Contoh yang bisa digunakan. Underestimate itu udah jadi
makanan ku sehari hari, aku melakukannya kalo nggak sadar (aku nggak mungkin
sadar ngelakuin karena menilai jelek orang lain itu menurutku nggak begitu
penting) dan jadi korban underestimate orang lain.
Di SMA ku
yang di Magelang, contoh kasus, waktu itu ada seleksi organisasi yang menurutku
nggak fair. Aku emang nggak sekeren
teman temanku, aku agak pendiam dengan kondisi yang belum sepenuhnya aku tahu. Jadi
aku nggak sok kenal sok dekat sama tim seleksi. Tim itu tim yang bergerak di
bidang akademis. Aku nggak terpilih. Aku kecewa. Ini lebay. Tapi kok rasanya
aku punya potensi, aku punya komptensi dan aku seorang yang punya passion di
bidang itu. Aku nggak terpilih karena aku nggak keren. Fair? Underestimate banget sih. Dalam paradox ku, aku mau bilang, “astaga,
kamu nggak tau siapa aku” dan ini agak baper. Bapeeerrrrr wkwk. Tapi pun kalo
aku bilang kayak gitu tapi ga ada bukti, sama aja kan aku underestimate dia?. Maka
aku cari nilai akademis setiap anggota tim seleksi organisasi terebut. Aku nggak
mau sombong ya. Ini cuma bukti kalo kita (aku dan kamu, pembaca blog ini)
berharga. BERHARGA (Kamu nggak boleh disepelekan orang lain). Akademisnya ? aku
menang, samapta? Aku menang. Kepribadian? Aku menang. Oh boy. You gonna die assh*le.
Tanggal 17
agustus kemaren, diadakan ospek universitas. Ada segerombolan anak sastra dan
budaya. Disuruh baris. Mereka bergumam. Dan aku mencari celah buat membentuk
barisan. Mereka? Mendorongku keluar. Perilaku ini menurutku tindakan
underestimate loh. Aku agak tersinggung kalo ada orang yang nggak ramah. Kuangkat tas polo yang tulisannya SMA ku,
mereka langsung ngasih tempat dan langsung bilang “oh dari SMA ini ya? Eh nama
aku...” SHUT YOUR MOUTH UP. Kunci mulut mu itu.
Pernah bereksperimen? Siang ini aku melakukan social experiment. Ada orang dari fakultas X, aku ajak kenalan, aku
bohong, ngakunya aku dari fakultas sastra dan budaya. Sebatas berkenalan aja,
nggak ada lanjutanya dan nggak ditanyain apa apa, diacuhkan, dibuang, dicuekan
(bahasa apa ini wkwk). Emang apa salahnya jadi anak sastra dan budaya? Mereka juga
bisa kaya, juga berhak punya lingkungan sosial. Dilain waktu, aku
memperkenalkan diri sebagai aku yang sekarang, semuanya tampak antusias
bertanya bagaimana sekolahku di sekolah ini, di fakultas itu, berteman dengan si
ganteng X dan si cantik Y. Ini semua tampak bullshit. Kenapa orang harus
memandang rendah orang lain? Kayak dirinya itu berhak memandang rendah orang
lain?, dia yang adikuasa?, dia yang digdaya?, dia yang paling cerdas?, dia yang
punya kendali atas kehidupan orang lain?.
Itu semua malah tampak tolol kalo orang orang yang suka menjelekan orang
bertemu mereka yang lebih di segala aspeknya.
Aku agak
senang, dan puas, lihat tim seleksi yang dulu itu sekarang pontang panting
nyari perguruan tinggi, bayar bermilyar milyar untuk diterima di universitas
ini dan itu. Aku bukan balas dendam ya. Ini sebatas perasaan emosional. Ini seperti
menanam biji yang busuk dan tumbuhlah tanaman yang busuk, dan ia yang
menuainya, mendapatkan kebusukan pula. Kamu yang suka memandang rendah orang
lain akan direndahkan bangsat.
Bu Laila,
anda adalah salah satu sokong kehidupan saya. Saya tidak pernah menyesal
menerima didikan anda dalam kehidupan saya. Terlebih, saya belajar bagaimana memperlakukan
orang lain. Saya sepenuhnya akan berusaha untuk tidak menjelekkan orang lain.
Buat pembaca
bloger, kalian berharga, kalian nggak pantas menerima penilaian buruk kalo
memang kalian tidak seperti demikian. Buktikan kalo kalian lebih daripada
mereka yang menjelekkan anda. Karena setiap individu itu.... ya berharga, aku
habis kata kata wkwk aku lagi ngantuk sejujurnya. Bobok? Yuk bareng. Dalam
tidur siangmu ini, eh tidur siang kita, aku harap dalam benakmu terbayang kata
kata “DONT UNDERESTIMATE EACH OTHER”nya Bu Le.
Today quote?
“Kamu yang suka memandang rendah orang
lain akan direndahkan bangsat”
Pardon my
language.
Kamis, 17 September 2015
designer
Affection, the gifted architect
Is making a draft and beautiful design
The options and possibilities
Are endless when we connect and realign
Is making a draft and beautiful design
The options and possibilities
Are endless when we connect and realign
Collections of books and documents
Arise and parade around my cluttered desk
Reworking the math and measurements
Until I'm convinced these plans are picturesque
Like mountains in the Midwest
Arise and parade around my cluttered desk
Reworking the math and measurements
Until I'm convinced these plans are picturesque
Like mountains in the Midwest
Reaction creates the columns dark
And wide like the roads around Fort Lauderdale
The structures begin to take their shape
Before I've designed the public monorail
And wide like the roads around Fort Lauderdale
The structures begin to take their shape
Before I've designed the public monorail
The turnpike and high speed motorway
Connect and enclose the quaint suburban streets
The airport, the broad suspension bridge
The lake and the beach where several rivers meet
Compounded from the spreadsheet
Connect and enclose the quaint suburban streets
The airport, the broad suspension bridge
The lake and the beach where several rivers meet
Compounded from the spreadsheet
A city sparkles in the night, how can it
glow so bright?
The neighborhoods surround the soft florescent light
Designer skyline in my head, abstract and still well read
You went from numbered lines to buildings overhead
The neighborhoods surround the soft florescent light
Designer skyline in my head, abstract and still well read
You went from numbered lines to buildings overhead
Senin, 27 Juli 2015
the thunderstruck
I feel you glowing in
the dark, when I collapse into your arms I'm just a stranger in the stars. 'Cause
somehow it seems when I am with you that all of my dreams begin to come true and
carefully you carry me away
I've never felt so wide
awake, 'Cause I'm wonder struck. I love how you take my breath away. I'm
thunderstruck. To tell you the truth, I'm so afraid that I'm out of luck
I chase the phantoms
down the hall. I felt the floorboards rise and fall. I lost and never loved at
all. I find in the days when you're in my dreams, the orchestra plays the prettiest
themes and carefully you carry me away
I'm leaving the world
behind, fulfill my dreams and my dreams are shattered. I'm over the moon
tonight, fulfill my dreams and my dreams are shattered
'Cause somehow it seems when I am with you that all of my dreams begin to come true
And carefully you carry me away
'Cause somehow it seems when I am with you that all of my dreams begin to come true
And carefully you carry me away
You take my breathe away
when I'm with you
Fulfill my dreams and my dreams are shattered
When I look at you, my dreams are shattered
Fulfill my dreams and my dreams are shattered
When I look at you, my dreams are shattered
Langganan:
Postingan (Atom)




