B
Selasa, 21 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Sampai terbukti benar adanya
8 tahun lalu seorang remaja muda berusia 14 tahun berangan
angan kelak ia akan menggenggam dunia. Dan semua itu hanya untuk membuat kagum
satu wanita. Naif dan terbutakan oleh ambisi yang ia sadari akan membuatnya
tenggelam dalam lautan keputus asaan karena kagum saja tidak cukup membuat
seorang wanita jatuh hati kepada seorang pria. Apalagi jika pria itu masih
remaja dan memang tidak menarik secara kepribadian maupun seksual. remaja itu
masih kurang berpengalaman mengarungi lautan cinta. Ia hanya berpikir dengan harta
dan tahta yang saat ini belum dimilikinya, maka ia akan mendapatkan wanita.
Pernyataan itu memang tidak terbantahkan. Namun, 8 tahun
setelahnya ia jatuh hati pada seorang wanita, namun bukan wanita yang sejak
pertama ia dambakan. Entah mengapa wanita ini sungguh telah membuatnya luluh. Perahu
yang mengarungi lautan ganas kini ingin berlabuh dan menurunkan jangkar. Keduanya
telah menetapkan janji yang suci disaksikan oleh lelembut dan satu dua malaikat
yang saat itu kebetulan lewat di gubuk kecil tempat mereka menjalin untaian
kasih. Semua makhluk yang mendengar janji suci itu meneteskan air mata terharu,
bak menonton drama romeo dan Juliet. Cinta yang murni tanpa memandang materi
duniawi. Setidaknya begitulah yang dianggap remaja itu yang kini telah beranjak
dewasa. Ia mulai melupakan wanita yang sejak awal menjadi targetnya yang menuntut harta dan tahta, dan kini teralih
kepada wanita yang hanya merajuk akan ketulusan cinta.
Namun tak lama setelah itu, wanita yang kini menjadi kekasih
jiwa nya pergi meninggalkannya. Ia benar benar kecewa. Marah. Membenci omong
kosong yang dahulu mereka anggap janji suci. Demi harta dan tahtanya, ia tidak
memiliki semua itu, dan tiba tiba seorang wanita yang mau menerimanya namun
pergi sekejap mata. Ternyata memang benar masalahnya adalah harta dan tahta. Tidak,
wanita ini tidak mempermasalahkan apa yang remaja ini punya, atau status yang
melekat padanya, tapi mungkin keluarganya, mungkin adiknya, mungkin adik
lainnya, atau mungkin orang tuanya. Ia tidak peduli dengan semua itu. baginya
kini ia telah dikhianati cinta. Tidak ada ketulusan cinta didunia ini, dan
meskipun telah dimilikinya hanya barang sejenak, cinta itu selalu dicabut paksa
oleh makhluk jahanam yang mendukung kejahatan.
Demi apapun juga dan kenaifannya, Suatu hari nanti ia akan
menggenggam dunia. Memperoleh yang selama ini menjadi impiannya. Ia mengatakan
semua itu juga pada lelembut dan malaikat. Dan suatu saat, wanita yang
bersanding dengannya tidak perlu menghiraukan harta maupun tahtanya. Sampai itu terbukti benar adanya.
Minggu, 12 Juli 2020
Sebuah Kisah

Hari itu aku menemukan seekor burung. Ia datang
menghampiriku, terlihat lemas dan sayapnya patah. Ia tidak mampu untuk terbang
bahkan berjalan dengan kedua kaki mungilnya. Bulu yang putih berselimutkan debu
jalan membuatnya terlihat sangat kusam dan lusuh nyaris tak terawat. Sesekali lekukan
tulangnya nampak dibalik dagingnya yang kurus, memperlihatkan betapa rapuhnya
ia sekarang. Aku tak tahu makhluk apa yang barusan menyerangnya. Yang jelas ada
bekas luka tajam yang kini menyebabkannya tak bisa menggunakan sayapnya untuk
terbang.
Aku dekati burung itu dan ia tampak begitu pasrah. Ia hanya
menunggu ajalnya tiba, atau jika beruntung aku akan membawanya kerumah. Paling tidak
memberikan ia perlindungan dari predator lain yang ingin memangsanya. Tapi apa
untungnya bagiku? Toh burung ini tidak melakukan kebaikan pun kejahatan yang
berdampak bagi hidupku. Tapi atas dasar perasaan kasihan, kujamah burung itu
dan membawanya pulang kerumah. Kubersihkan luka yang ada di tubuhnya dan
kuperban luka itu. Kini ia lahap memakan nasi yang sengaja kusisakan untuknya
setelah makan malamku. Aku nyaris tak percaya aku berbagi makanan dengan
binatang, bahkan untuk memberi sedekah untuk bekal mengumpulkan pahala aku tak mampu,
dan bukan karena aku tak mau. Belas kasihan telah mengalahkan segalanya.
Satu bulan dan aku telah membagi setengah porsi makanku
untuknya. Tak heran kini malah gantian tulangku yang menyembul dari balik dagingku.
Burung itu kini semakin sehat. Dagingnya mulai kurasakan menebal. Ia bahkan
sudah mulai mondar mandir di rumah ku yang hanya sepetak. Walau belum bisa
terbang, aku senang ia mulai bertingkah dengan menjatuhkan benda benda diatas
meja dengan sayapnya yang ia latih sendiri. Setidaknya ada suara dalam rumahku
yang terbiasa mendengar kesunyian. Suasana rumah kini semakin semarak dengan
kehadiran burung itu. Kesepianku terusik dengan suara suara yang keluar dari
paruhnya. Ia mulai berani berkomunikasi denganku walau kami tidak menggunakan Bahasa
yang sama.
Sejak ia mulai bisa mengeluarkan suara, ia selalu
membangunkanku pagi pagi sekali. Tentu aku merasa terganggu karena bangun
sepagi itu bukanlah kebiasaanku. Namun hari demi hari aku mulai terbiasa bangun
pagi dan terbiasa mendengarkan burung itu berkokok di pagi hari. Sebuah anomali
yang tak bisa kujelaskan mengapa burung itu dapat menjelma menjadi ayam dan
alarm. Dipagi hari aku mulai mengatur segalanya untuk hari itu karena untuk
kembali tidur dan bermalas malasan rasanya mustahil. Burung itu telah
menghilangkan kemalasanku. Ketika sang malas menghilang, semua menjadi teratur,
pekerjaan selesai tepat waktu, upah cepat datang, dan porsi makanku menjadi
lebih banyak.
Suatu hari ditengah pasar yang sibuk. Aku berbelanja di
temani burung yang setia menemaniku. Ia kubawa tanpa kandang dan hanya
kutenggerkan di bahuku. Sejauh ini ia tidak terlihat bisa terbang. Namun sebenarnya
aku takut ketika ia sudah bisa menggunakan sayapnya, ia akan pergi
meninggalkanku. tapi itu tidak ia lakukan walau aku tahu sayapnya kini sudah
sembuh dan bisa dikepakkan. Sesekali ia mengepakkan sayapnya itu untuk
menyeimbangkan tubuh, dan itu membuat takjub semua orang dipasar. Seseorang memberitahuku
bahwa burung ini adalah burung langka, jumlahnya hanya sedikit dan mempunyai
nilai jual yang tinggi. Mereka heran bagaimana seseorang seperti aku bisa mendapatkan burung langka ini dan bahkan ada yang menawar
dengan harga yang setidaknya mampu membeli sepuluh kali harga sepetak tanahku. Aku
terkejut, namun demi apapun burung yang sudah memecah kesunyian hidupku ini
tidak akan kujual untuk berapapun harga yang ditawarkan.
Suatu ketika saat aku pulang bekerja, aku sengaja tidak
membuat suara untuk mengetahui apa yang diperbuat burung itu selagi aku tidak
ada dirumah. Ia tampak terkejut melihatku mendapati dirinya terbang. Tentu aku senang. Tidak sia
sia perawatan yang kuberikan. Namun perasaan itu muncul lagi, sebagaimana
kesunyian itu mulai menyelinap. Dan benar saja, ia pergi meninggalkanku begitu
saja. Bulunya sedikit berhamburan ketika meninggalkan rumahku. Kesendirian yang
menghantui kini kembali menampakkan dirinya di relung hatiku. Kicauan burung itu
kurindukan sepanjang hayat. Disaat yang sama aku selalu berpikir bagaimana bila
ada seseorang dari pasar yang memburunya, dan dijual untuk harga yang tinggi
untuk kepentingan pribadinya. Namun aku tidak menyesali berapa banyak duit yang
harusnya kudapatkan untuk menjual burung itu, karena ia telah membayar hutang
budi dengan mengisi hidupku yang menyedihkan ini.
Semoga burung itu baik baik saja sekarang. Dan apabila ia
telah menemukan tuan yang baru, demi apapun juga, akan ku bunuh apabila berani
menyakiti burung itu.
Dan kini sepi dan perih kutanggung karena yang datang pergi
menghilang. Tetapi aku belajar satu hal, ia datang sebagai tamu seharusnya
kuberikan kopi dan bukan cinta.
Jeovan Setyawan, 2020
Kamis, 09 April 2020
I would give up everything
Before I'd separate myself from you
After so much suffering
I finally found unvarnished truth
I was all by myself for the longest time
So cold inside
And the hurt from the heartache would not subside
I felt like dying
Until you saved my life
Before I'd separate myself from you
After so much suffering
I finally found unvarnished truth
I was all by myself for the longest time
So cold inside
And the hurt from the heartache would not subside
I felt like dying
Until you saved my life
Thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream
Somehow became reality
When you brought the sunlight
Completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
'Cause baby I'm so thankful I found you
I was lost without you
My every wish and every dream
Somehow became reality
When you brought the sunlight
Completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
'Cause baby I'm so thankful I found you
I will give you everything
There's nothing in this world I wouldn't do
To ensure your happiness
I'll cherish every part of you
'Cause without you beside me I can't survive
Don't wanna try (
If you keeping me warm each and every night
I'll be alright
'Cause I need you in my life
There's nothing in this world I wouldn't do
To ensure your happiness
I'll cherish every part of you
'Cause without you beside me I can't survive
Don't wanna try (
If you keeping me warm each and every night
I'll be alright
'Cause I need you in my life
Thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream
Somehow became reality
When you brought the sunlight
Completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
'Cause baby I'm so thankful I found you
I was lost without you
My every wish and every dream
Somehow became reality
When you brought the sunlight
Completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
'Cause baby I'm so thankful I found you
See I was so desolate before you came to me
Looking back
I guess it shows that we were destined
To shine over the rain to appreciate
The gift of what we have
And I'd go through it all over again
To be able to feel
This way
Oh, thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream
Somehow became reality
Looking back
I guess it shows that we were destined
To shine over the rain to appreciate
The gift of what we have
And I'd go through it all over again
To be able to feel
This way
Oh, thank God I found you
I was lost without you
My every wish and every dream
Somehow became reality
When you brought the sunlight
Completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
See baby I'm so thankful I found you
Oh, thank God I found you
I was lost without you
I'm overwhelmed with gratitude
My baby I'm so thankful I found
You, you
I'm overwhelmed with gratitude
My baby I'm so thankful I found
You
Completed my whole life
I'm overwhelmed with gratitude
See baby I'm so thankful I found you
Oh, thank God I found you
I was lost without you
I'm overwhelmed with gratitude
My baby I'm so thankful I found
You, you
I'm overwhelmed with gratitude
My baby I'm so thankful I found
You
Sabtu, 02 Juni 2018
If it kills me
Hello, tell me you know
Yeah, you figured me out
Something gave it away
And it would be such a beautiful moment
To see the look on your face
To know that I know that you know now
Yeah, you figured me out
Something gave it away
And it would be such a beautiful moment
To see the look on your face
To know that I know that you know now
And baby that's a case of my wishful thinking
You know nothing
Cause you and I
Why, we go carrying on for hours, on and
We get along much better
Than you and your boyfriend
You know nothing
Cause you and I
Why, we go carrying on for hours, on and
We get along much better
Than you and your boyfriend
Well all I really wanna do is love you
A kind much closer than friends use
But I still can't say it after all we've been through
And all I really want from you is to feel me
As the feeling inside keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
A kind much closer than friends use
But I still can't say it after all we've been through
And all I really want from you is to feel me
As the feeling inside keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
Well how long, can I go on like this,
Wishing to kiss you,
Before I rightly explode?
This double life I lead isn't healthy for me
In fact it makes me nervous
If I get caught I could be risking it all
Wishing to kiss you,
Before I rightly explode?
This double life I lead isn't healthy for me
In fact it makes me nervous
If I get caught I could be risking it all
Baby there's a lot that I miss
In case I'm wrong
In case I'm wrong
Well all I really wanna do is love you
A kind much closer than friends use
But I still can't say it after all we've been through
And all I really want from you is to feel me
As the feeling inside keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
A kind much closer than friends use
But I still can't say it after all we've been through
And all I really want from you is to feel me
As the feeling inside keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
If I should be so bold
I'd ask you to hold my heart in your hand
Tell you from the start how I've longed to be your man
But I never said a word
I guess I'm gonna miss my chance again
I'd ask you to hold my heart in your hand
Tell you from the start how I've longed to be your man
But I never said a word
I guess I'm gonna miss my chance again
Well all I really wanna do is love you
A kind much closer than friends use
But I still can't say it after all we've been through
And all I really want from you is to feel me
As the feeling inside keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
A kind much closer than friends use
But I still can't say it after all we've been through
And all I really want from you is to feel me
As the feeling inside keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
If it kills me
I think it might kill me
I think it might kill me
And all I really want from you is to feel me
It's a feeling inside that keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
If it kills me
It might kill me
It's a feeling inside that keeps building
And I will find a way to you if it kills me
If it kills me
If it kills me
It might kill me
Kamis, 31 Mei 2018
menemani mu dipelaminan
kadang susah aja menerima kenyataan kalo misalnya orang yang kita kagumi itu emang tidak selalu menjadi pasangan kita. mungkin itu lah kenapa kita kagum sama orang, ya karena mereka ada lebihnya buat kita, sementara kita belum tentu ada lebihnya buat orang yang kita kagumi tersebut.
mungkin ini alasannya orang yang kita kagumi itu ada.
yaitu supaya, kita mau berusaha menjadi lebih baik. agar suatu saat kita layak bersanding dengan dia.
ini aku, aku mau menjadi lebih baik. supaya nanti aku dilayakkan menemanimu dipelaminan.
wkwkwkw. ssssh serius.
mungkin ini alasannya orang yang kita kagumi itu ada.
yaitu supaya, kita mau berusaha menjadi lebih baik. agar suatu saat kita layak bersanding dengan dia.
ini aku, aku mau menjadi lebih baik. supaya nanti aku dilayakkan menemanimu dipelaminan.
wkwkwkw. ssssh serius.
Kamis, 10 Agustus 2017
WEAKNESS DISGUSTS ME
Hai
Gue
lagi abis ujian OSCE. OSCE itu kalo prof bacanya: osci/oscy/oscay (wtf wkwk) adalah singkatan dari Objective Structured Clinical
Examination, semacam ujian keterampilan klinis (kayak ujian praktik) yang
terstruktur dan dinilai secara objektif (pake list), biasanya ujian ini
diadakan oleh instansi berbasis ilmu kesehatan, tujuannya biar nanti kalo
ketemu pasien, ilmu yang kita dapet yang berupa teori itu bisa dipraktikkan.
Nah, Gue agak tegang gitu nunggu
hasilnya.
Kenapa
gue tegang?
Sebenernya
bukan Cuma ujian OSCE aja gue was was nungguin hasilnya, mau ulangan, ujian
tengah semester, ujian akhir semester, ujian nasional, ujian praktik, waktu SD
lah, SMP, SMA, bahkan sampe kuliah pun jantung gue berdebar hampir 100x/menit.
Padahal ujiannya udah terjadi dan kebanyakan orang pasti udah santai santai
kalo udah ngelewatin ujian. Ini abnormal banget geng.
Gue
ngaku.
Dari
sejak SD itu gue menyimpan sifat perfeksionis. Jadi pikiran gue selalu diganggu
dengan kata kata “kalo gak dapet nilai sekian, maka...” dilain pihak emang ada
untungnya punya sifat perfeksionis, yaitu nggak mudah puas dan mendorong kita
untuk terus berbenah diri, tapi kadang perasaan gue sampe segitunya jadi kadang
sampe perut gue sakit (dugaan gue mungkin karena jantung berdebar debar,
ditambah rasa cemas, jadi ada impuls ke otak yang bilang ada stressor
(tekanan), jadi usus kontraksi dan ngehasilin gerakan yang tujuannya ngatasi
sel sel/ hormon stress (mungkin kortisol)), trus susah bobok, ngalamun, sampe
kadang gampang banget flu atau paling parah batuk, pokoknya tubuh gue jadi
vulnerable banget dan potensial jadi sakit (yang nggak parah, tapi ngganggu dan
nggak perlu)
Kadang
gue nyalahin tubuh gue, secara gara gara perasaan perfeksionis itu
mengakibatkan perasaan perfeksionis yang lebih parah. Gue nyalahin tubuh gue
karena gara gara nugguin nilai aja dia gampang benget sakit, kan hal yang nggak
perlu kan, iya gasih. Itu hal terlemah yang paling gue benci, pake sakit sakit
segala. Padahal gue sering olahraga, ngga ngerokok, ngga alkohol, gue pengen
tubuh gue ni perfect gitu, tapi kenyataannya sakit itu merupakan keniscayaan
(wkwk bahasa!) pasti terjadi.
Nah
sepulang ujian OSCE ini kebetulan perut gue sakit banget, nggak kebelet enggak,
kemarennya gue makan makanan sehat dan selalu sehat, yaitu, oatmeal di pagi
hari, nasi veggie nya Loving Hut disiang hari, trus malemnya makan nasi campur
sebelah kos dan menurut gue nggak ada yang salah. Sindrom nih. Sindrom kalo
abis ujian. Trus gue jalan ke parkiran, ketemu bapak bapak di depan instalasi
DVI Forensik, bapak itu lagi duduk duduk, dia ngelihatin gua. Gua balik lihatin
dia sambil meringis, mau senyum tapi perut gua sakit banget. Si bapak nyeletuk
“dokter kok jalan kaki dok?, lagi sakit ya kok pucet?” anjir pak! Niat gua sama
sekali nggak pengen ngomong sama siapa siapa karena sakit di abdomen gua udah
kaya anjing, lu pake basa basi segala! “ehehe, iya pak jalan kaki, mari pak”
gua singkat! Kesel juga emang dokter kaga boleh sakit apa? Orang kerjaannya
kepapar penyakit.
Nah
Tapi
BTW perhatian banget lau sama guwe. Pacar aja kagak pernah sebegitu care qwqwq
canda!. Gua dari nyalahin tubuh sampe nyalahin Tuhan. Aduh Tuhan kenapa sih
manusia itu tercipta begitu lemah. Basically kita salah satu makhluk hidup yang
terlahir dengan fisik paling lemah diantara banyak hewan dan tumbuhan. Gue
pernah bayangin kalo manusia ini otaknya kagak encer, begitu dilepas di alam
liar udah punah dari ratusan atau bahkan jutaan taun lalu anjir! Begitu lemah!.
Sebenernya
gue pengen banget ngambil jurusan BIOMEDICINE, nyiptain tubuh manusia yang
lebih unggul dari ras manusia yang sekarang. Kalo gue liat pasien di Rumah
Sakit Sanglah itu bro, jumlahnya nggak karuan banyaknya, tiap menit ada aja
yang dateng, bisa dikatakan itu bukan lagi Rumah sakit, mungkin udah jadi
bangsal orang sakit, karena begitu banyaknya orang sakit disana. Manusia
gampang banget sakit. Sel nya Gampang mutasi. Pasien kanker udah merebak
seiring perkembangan teknologi. Khayalan gue adalah bikin manusia yang gen nya
nggak mudah mutasi, tulangnya serat karbon biar kaga mudah patah, pembuluh
darahnya dari kevlar biar nggak mudah bocor, kulit yang anti penuaan dini dan
hal hal yang mungkin mustahil yang bisa jadiin kita kayak superman.
Mustahil
sekali kan dengernya. Tapi serius gue
pengen kita bukan jadi manusia yang lemah. Dan gue pun semakin menghina ciptaan
Tuhan. Padahal kalo kita lihat dari sisi lain, dengan fisik lemah ini, sapa
dominator bumi? Bukannya manusia ya? Berarti kan kita makhluk paling kuat di
dunia ini. hewan lain boleh nggak gampang kanker, nggak gampang lecet kulitnya,
nggak gampang patah tulangnya, tapi siapa yang dikasih mandat Tuhan buat ngatur
bumi? Itu adalah kita manusia yang menurut gue paling vulnerable.
Dari
sudut pandang ini mungkin gue harus berhenti perfeksionis. Berhenti mengeluh
tentang lemahnya tubuh manusia. Karena sebenernya kita punya otak yang lebih
kuat dari fisik. Mungkin Tuhan emang nyiptain gen yang mudah mutasi biar bisa
adaptasi, biar bisa evolusi? Mungkin! Nggak ada yang nyangka.
Menurut
gue, seandainya beneran manusia pertama itu awalnya berkulit gelap, mata
coklat, rambut hitam dan berasal dari benua afrika, maka bule/ ras kaukasian
yang kita kenal selama ini mungkin hasil evolusi dari manusia pertama. Kenapa?
Lihat, ras kaukasia itu kita temukan di agak utara bumi (benua Eropa misalnya)
punya kulit putih soalnya? Bagian utara bumi merupakan daerah yang rendah
cahaya matahari, jadinya? Pigmen kulit nya nggak banyak, karena? Cahaya yang
diserap dikit. Trus berdasarkan penelitian (coba nanti googling/ crosscheck)
ternyata mata birunya bule itu hasil mutasi dari gen OCA2, mungkin matanya sengaja dibikin biru atau hijau terang biar bisa nangkep banyak sinar. Semakin menguatkan
kalo ras bule itu adalah hasil adaptasi manusia pertama yang hijrah ke eropa.
Still, masih perdebatan sih.
Tapi
tetep gue punya ambisi bikin manusia super. Gue masih kesel kenapa perut gue
sakit setelah OSCE itu wkwkw. terus Gue akan selalu menempatkan kesehatan pada
posisi yang layak dipertimbangakan dalam aktivitas apapun. Saran buat pembaca,
tolong seimbangkan aktivitas fisik (kayak olahraga) sama asupan makanan, makan
yang sehat, hindari alkohol, jangan merokok, kurangi stress, karena gua yang
ngikutin pola hidup sehat aja masih bisa sakit perut wkkwkw.
Hey healthy for
wealthy right?
Rabu, 12 Juli 2017
PURSUING MY TRUE SELF : RE-POSTING
We are living our lives
Abound with so much information
Abound with so much information
Come
on, let go of the remote
Don't you know you're letting all the junk flood in
I try to stop the flow, double-clicking on the go
But it's no use, hey I'm being consumed
Don't you know you're letting all the junk flood in
I try to stop the flow, double-clicking on the go
But it's no use, hey I'm being consumed
Loading...
Loading... Loading...
Quickly reaching maximum capacity
Warning... Warning... Warning...
Gonna short-circuit my identity
Quickly reaching maximum capacity
Warning... Warning... Warning...
Gonna short-circuit my identity
Get up
on your feet, tear down the walls
Catch a glimpse of the hollow world
Snooping 'round town will get you nowhere
You're locked up in your mind
Catch a glimpse of the hollow world
Snooping 'round town will get you nowhere
You're locked up in your mind
We're
all trapped in a maze of relationships
Life goes on with or without you
I swim in the sea of the unconscious
I search for your heart, pursuing my true self
Life goes on with or without you
I swim in the sea of the unconscious
I search for your heart, pursuing my true self
PANTANG PANTANGAN TANTANGAN!
PANTANG PANTANGAN TANTANGAN!
Sore hari itu hari Jumat tanggal 7 Juni 2017, sepulang kampus
gua kondisi badan cuapek banget, kaga tau kenapa, padahal dikampus ya Cuma duduk
duduk doang, nggak ada aktivitas fisik yang berarti, nggak ada penggunaan
muscle muscle trisep bisep gua yang memerlukan banyak ATP (WKWKW), tapi
kelelahan gua ini mungkin karena otak gua yang sedikit diperes sepanjang materi
perkuliahan. Makanya, sepulang kuliah ini gue rasanya pengen rebahan dikasur
yang notabene udah gua bersihin sebersih bersihnya sampe ngga ada satupun
mikropartikel debu, pasti enak banget rasanya. Sumpah sange (nafsu- RED bagi lu
yang alim!) banget sama kasur.
TAPI
Ditengah perjalanan untuk membuka
pintu kunci kos, langkah gua terhalang oleh keberadaan lap pel beserta tetek
bengek alat kebersihan (ember, sabun pembersih lantai, sikat, sapu) di depan
kos gua. Anjir lah pikir gua. Muncul lah sesosok bli kos. Orang yang senantiasa
menjaga ketertiban, keamanan, dan kerapihan kos gua. Dia bukan pemilik kos,
melainkan orang yang dimandatkan pemilik kos untuk menjaga kos dengan imbalan gaji
PLUS tempat tinggal didalam kos gue pula. Pekerjaannya? Simpel, ya Cuma beres
beresk kos! Soalnya keamanannya nggak usah dikerjain lagi toh kan dia merangkap
satpam dengan tinggal didalam kos. Gampang, santai, dapet duit.
Gampang, santai, dapet duit.
Kriteria Pekerjaan yang semua orang idamkan
ternyata salah satunya adalah menjadi bli kos (tidak bermaksud mendiskreditkan
pekerjaan ini, karena gua butuh juga bli kos! wkwk). Bli kos menyapa gua. Gua balik
nyapa dia. Gua basa basi “loh bli weekend kok nggak liburan?” (padahal
pertanyaan ini sebenernya sama aja gua nanya gua sendiri “kenapa gua ga liburan
juga waktu weekend?”). nggak nyangka banget gue dicuekin selama ±10 detik, gua
kira dia ngga denger, tapi raut mukanya berubah menjadi menciut kedepan (maksud
gua, garis garis mukanya di arahkan kemulutnya, jadi kayak bebek, monyong, tapi
sama sekali nggak cute duck face macam artis korea) tanda bahwa ia pengen
ngejawab pertanyaan gua tapi antara ragu mau ngeluarin sesuatu dan mikir mau
ngeluarin pemikiran apa. Gua corongin telinga kanan gua (menurut buku
psikologi, kalo kita udah nyorongin telinga, kita siap mendengarkan apapun dari
lawan bicara kita dengan saksama!). dia buka mulut tapi yang gua denger malah
lenguhan. NGAPAIN SIH LO! JAWAB PERTANYAAN GUA AJA UDAH KAYA DRAMA DESCENDENT
OF THE SUN!
Lalu.
“yehh gimana Jo (nama kesayangan gua
di kos gua), banyak gawe, banyak anak juga” jadi, bli kos ini sebenernya punya
2 anak. Satu yang paling besar kelas TK, satu lagi adeknya yang baru lahir 6
bulan jadi masih bayi. Dalam otak Gua, gua langsung WORD ON THE POINT “BANYAK
GAWE”, what the hell i just heard? Lalu gua yang tiap hari pulang jam 9
malem ni plus belum belajar untuk ujian besok senin dikata apa sama dia yang
tiap hari Cuma nongkrong indekos? (bukan mendiskreditkan pekerjaan ini lagi!).
gua langsung balik nyamber pernyataan dia, tapi baru sampe di lidah udah
kembali lagi ke otak, gua mikir keras “mungkin emang punya anak itu berat,
secara kan gua belum menghasilkan buah hati, jadi gua ga berani nyalahin,
mungkin kalo punya anak, lu emang mesti berikan tenaga yang lebih dari ATP yang
digunakan otot bisep trisep lu!” itu yang gua pertimbangin sebelum respon the
statement. lalu Gua Cuma bilang “oh hehe (sok ngerti kondisi) iya bli hehe,
semangat bli!!! (gaya cheerleaders)”. Raut mukanya dari bete berubah menjadi bete
abis.
Didalam kos.
Buka sepatu, buka kaos kaki, lempar
tas, buka jam tangan, buka kemeja, buka celana, jalan jalan bentar sambil
telanjang, gaya bentar di cermin, buka hape ngecek line (masih telanjang), pake
celana rumah, baru pake baju rumah, REBAH DIKASUR. KENIKMATAN DUNIAWI SETARA
ORGASME!. Setelah itu gua mikir bentar, gua selalu memposisi kan diri gua
sebagai orang lain ketika gua mau nge judge orang tersebut.
Kalau.
Kalau gua jadi bli kos, gua akan
memepertimbangkan punya anak dengan keadaan finansial gua kan? Jadi kalo gua
akhirnya punya anak, bukannya anak itu merupakan hasil dari keinginan dan
pertimbangan gua? Kalo anak gua lahir,
gua akan SENANG karena DIA ADALAH HASIL DARI KEINIGINAN DAN PERTIMBANGAN GUA. Tapi
guys, tau ga sih sebenernya kita (termasuk gue juga artinya) punya pola
pemikiran yang hampir mirip dengan bli kos?. Mungkin ada seseuatu yang kita
inginkan, kita harapkan, kita doakan dan kita cita- citakan, tapi setelah itu
tercapai, kita malah bersungut sungut, nggak bersyukur, dan malah cenderung
nyalahin kondisi.
Misalnya.
Gue langsung lihat ke cermin
kehidupan (ANJER) tiap di kampus gua pengen cepet cepet pulang supaya bisa
menikmati kenikmatan duniawi setara orgasme, yaitu rebahan dikasur, gua selalu
pengen pulang cepet, pengen kuliah segera saja lah berakhir, kadang gue
mengeluh, anjir kok capek banget sih, belum belajar untuk besok senin lagi!,
gue pengen libur!
Padahal.
Padahal ini yang gua cita- citakan
dari sejak SD! Dari SD niat gue emang mau kuliah, gue terinspirasi sama Tuhan
gue yang suka nyembuh nyembuhin orang (bukan cilla ya!), tiap ada waktu gue
minta sama Tuhan kalo gue diizinkan untuk belajar kedokteran, eh sekarang gua
udah dapat itu tapi kadang masih aja ngeluh. Gua berasa berkhianat pada gua di
masa lalu. Kalo misalnya gua bisa ketemu dengan gue yang masih kecil, mungkin
anak kecil itu udah lama nggampar gua tiap gua ngeluh.
Ini guys, seorang bli kos, seseorang
yang nggak pernah gua harapkan untuk mengajar arti bersyukur, eh malah dia yang
nggampar ke khilafan gua, mungkin dia adalah diri gua dimasa lalu menjelma
sebagai bli kos? Bisa jadi. Kadang kita emang nggak pernah merasa puas, kita
selalu menuntut kehidupan yang ena ena aja, gua akuin Tuhan tu baiknya nggak
ketulungan, ngasih hidup yang ena, tapi dikasih hidup ena pun kita kadang masih
ngeluh ngeluhan sama Tuhan.
But remember the old day, when you
wish something you want. Hari ini gue akan selalu mengingat segimana gue pengen
kehidupan gue yang sekarang waktu dimasalalu. Gue nggak nyesel, gue bersyukur
karena gue dapet apa yang gue mau. Setiap rintangan merupakan sebuah tantangan
untuk mencapai mimpi kita, dan KITA AKAN SELALU BERJUANG DAN TERUS BERJUANG
KARENA ITU KEINGINAN KITA.
yaw man!
Regards
JEOVAN FILLANDRO
Langganan:
Postingan (Atom)





